Tittle : A Whole New World
Main Cast : Wookie, Kyuhyun.
Soundtrack : You're My Endless Love, Just You, The One I Love, A Whole New World (Peabo & Regina) + You Are So Beautiful (thank you^^) & Marry You
...
Setahun kemudian,
Kyuhyun P.O.V
Hari ini, tanggal 17 Juli, aku melangsungkan pernikahanku dengan gadis yang aku cintai, yang benar-benar menungguku, ditengah ketidak pastian, apakah aku akan hidup atau mati.
Sebuah dunia yang baru, bersama orang yang sebelumnya tak pernah terpikir akan menjadi pasangan hidupku.
“Ya, aku bersedia, menjadi suami Lee Minnie, memimpinnya dan mendampinginya, dalam suka maupun duka, dalam keadaan sehat maupun sakit, dalam keadaan kaya ataupun miskin, sampai maut memisahkan,” Ucapku, dihadapan pendeta. *maap Pak Pendeta, buku Liturgi nikahan yang demon sumputin lupa naro...haduh..jadi ngarang deh*
Berikutnya, Minnie mengucapkan hal yang serupa, namun berbeda di bagian awal, akan mendampingi dan melayani Cho Kyuhyun. Ya Tuhan, itu namaku! terimakasih, telah mengaruniakan kepadaku, seorang istri seperti Minnie.
Sementara Wookie, ia semakin dewasa dan cantik. Ia juga tetap pada penantiannya. Sebenarnya hal ini cukup berat menurutku, menunggu orang hidup tidak lah sama dengan menunggu orang yang sedang koma.
Orang yang sedang koma, hanya terbaring di tempat tidur. Kalaupun ia mati, ia hanya membawa dirinya saja. Berbeda dengan menanti orang yang masih hidup. Ada kemungkinan ia akan menikah dengan orang lain. Dan bila Kim Jong Woon telah menikah dengan orang lain saat bertemu dengan Wookie, aku tak dapat membayangkan, betapa sedihnya dia. Kuharap hal itu tidak terjadi.
Wookie P.O.V
Pernikahan Kyuhyun dan Minnie, dua orang yang sangat berarti dalam hidupku. Saat keduanya mengucapkan janji itu, aku sangat tersentuh. Aku berharap suatu saat nanti aku dan Jongwoon Oppa dapat berdiri di altar dan mengucapkan hal yang sama.
Pelemparan bunga! Aku mencoba mengejar bunga itu. Ah, mengapa malah Hyukkie Eonnie yang mendapatkannya? Kurasa ia tak punya hubungan dengan siapapun.
6 bulan kemudian, Wookie mulai rekaman untuk album barunya. Dan beberapa bulan setelah itu, ia diundang ke stasion televisi. MC memintanya untuk menceritakan mengenai albumnya.
“Sama seperti judulnya, ‘The One I Love’, lagu ini mengisahkan tentang seseorang yang dicintai. Pengorbanan seseorang untuk orang yang dicintai, sampai ke cerita dimana seseorang yang dicintai itu pergi dan orang yang mencintainya itu masih terus menunggunya.
“Dalam album ini, apakah anda menulis lagu?”
Wookie tersenyum, “Iya, aku menulis.judulnya sama dengan albumnya, ‘The One I Love’. Satu lagi, ini merupakan singleku, ‘Just You’. Lagu ini aku hanya mengarrange musiknya. Liriknya buatan Kim Jong Woon, mantan manajerku,” Jawab Wookie.
“Kim Jong Woon...” MC tampak mengingat nama itu. “Ya, aku ingat... Dia yang pernah digosipkan acaran denganmu, kan?” tanya MC.
Wookie tertawa mendengar itu, “Ya, begitulah... dunia artist memang tak pernah lepas dari gosip,” Sahutnya.
“Lalu, bagaimana hubungan kalian sekarang? Ia ada dimana? Dan kapan akan kembali?” tanya MC bertubi-tubi.
Penonton tertawa mendengar pertanyaan MC pada Wookie, begitu pula Wookie, “Pertanyaan Anda banyak sekali..” candanya *G pikir c’Wookie ga lagi becanda dh... mank c’MC nanyanya banyak..^^* “Aku tidak tahu sekarang dia ada dimana. Tapi aku yakin ia akan kembali,” Ucap Wookie, penuh arti.
“Anda tampak yakin sekali, Wookie Sshi... Apa benar menurut gosip yang beredar, bahwa Anda merelakan Cho Kyuhyun Sshi, orang yang sebelumnya Anda tunggu, demi Kim Jong Woon Sshi?”
“Hmm.. aku tak mau banyak bicara mengenai hal itu. Cinta adalah hal yang sulit dijelaskan. Kau bisa merelakan hasil jerih payahmu selama bertahun-tehun untuk itu,” Jawab Wookie.
“Ya, itu cukup menjelaskan,” Ucap MC. “Baiklah semuanya, jangan biarkan Wookie Sshi menunggu sendiri. Kita tunggu penampilannya setelah CF!” Seru MC.
Di Jerman, seorang pengusaha muda tengah menandatangani berkas-berkas. Ia meneliti satu persatu berkas-berkas itu sebelum akhirnya membubuhkan tanda tangannya. Untuk ukuran orang Jerman, dia tidaklah berwajah layaknya suku arya, lebih asia, karena dia memang orang Asia, tepatnya warga negara Korea Selatan.
Kim Jong Woon benar-benar sangat sibuk hari itu. Dari luar ruangan, ia mendengar suara televisi yang memutar acara musik Korea. Sebuah lagu membuatnya tertarik. Ia menghentikan pekerjaannya sejenak sambil memejamkan mata dan merenggangkan otot-ototnya. Ia sangat menikmati alunan piano itu.
Tibalah saat si penyanyi mendendangkan lagunya. Suara itu terdengar familiar. Ia membuka matanya. Suara yang memesona dirinya. Ia memejamkan matanya lagi, mencoba menghayati isi lagu. Ia seperti dejavu dengan liriknya.
Hatinya terenyuh mendengar itu. Ingatannya kembali ke masa lalu. Tiba-tiba wajah seorang gadis terlintas di wajahnya. “Wookie ah...” Jongwoon segera beranjak dari kursinya dan keluar dari ruangannya itu.
Namun saat ia keluar, acara itu telah berakhir. Ia kembali masuk ke ruangannya, dan mencoba mencari ‘Kim Wookie’ lewat internet. Ia menemukan beberapa acara live, dimana ia menyanyikan lagu itu. Jongwoon mendownload beberapa diantaranya dan memutarnya.
‘Just You’, lagu yang sebenarnya adalah curahan hatinya tentang Wookie, bukan lagu ataupun puisi, Wookie ubah menjadi lagu. Kemudian, ‘The One I Love’, lagu ini membuat Jongwoon meneteskan air mata. Benarkah lagu itu untuknya? Ia kembali mencari berita mengenai Wookie.
Beberapa orang fans menyebutnya ‘Si Bunga Matahari’, yang selalu menanti. Ia membuka salah satu dan membacanya.
“Bunga Matahari, lambang penantian. Selalu menatap matahari dari mulai ia terbit sampai terbenam. Begitu pula Kim Wookie. Dulu ia menanti kekasihnya, Cho Kyuhyun yang sedang koma. Setelah kekasihnya sadar, ia merelakannya dengan sahabatnya, sementara dirinya kembali menanti mantan manajernya, Kim Jong Woon. Entah mengapa, dunia ini terlihat tidak adil baginya. Walaupun demikian, ia tetap yakin Kim Jong Woon akan kembali. Tetaplah tersenyum, Kim Wookie, Hwaiting!!”
Jongwoon tersenyum. Ia segera menyelesaikan berkas-berkasnya. Kemudian mengumpulkan semua karyawan serta adiknya. Ia memerintahkan adiknya untuk menggantikannya.
*TBC*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar